Sejarah-FKIP-UHO

FKIP Sebagai Fakultas Pertama di UHO

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo didirikan bersamaan dengan pendirian Universitas Halu Oleo sebagai universitas negeri berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 37 Tahun 1981 tanggal 14 Agustus 1981, diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan diwakili oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Dody Tisna Amidjaja. Kepres tersebut menetapkan empat fakultas sebagai unit pelaksana Tridharma Perguruan Tinggi, yakni:

(1) Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan,

(2) Fakultas Ekonomi,

(3) Fakultas llmu Sosial dan Ilmu Politik, dan

(4) Fakultas Pertanian.

Bersamaan dengan pendirian Universitas Halu Oleo sebagai perguruan tinggi negeri maka melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 147/M/1981 Tahun 1981, tanggal 1 Agustus 1981 ditetapkanlah Prof. Eddy Agussalim Mokodompit, M.A. sebagai Rektor Universitas Halu Oleo yang pertama. Prof. Eddy Agussalim Mokodompit, M.A. menjabat sebagai rektor selama dua periode, sampai tahun 1990.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 48/M/1990 tanggal 2 Maret 1990, ditetapkan Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc. sebagai Rektor Universitas Halu Oleo yang kedua. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc. menjabat selama dua periode (hingga tahun 1996). Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 21 8/M/1996 tanggal 3 September 1996 ditetapkan Prof. Dr. H. Abdurrauf Tarimana sebagai Rektor Universitas Halu Oleo periode 1996–2000 (rektor ketiga sejak Universitas Halu Oleo berstatus sebagai universitas negeri). Sejak 2 Juni 2000 s.d. 2004, Rektor Universitas Halu Oleo dijabat oleh Prof. Ir. H. Mahmud Hamundu, M.Sc. yang diangkat berdasarkan Kepres No. 13 1/M/2000 tanggal 24 Maret 2000.

Perkembangan Jurusan dan Program Studi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Halu Oleo pada awal berdirinya memiliki dua jurusan, yaitu: (1) Jurusan Pendidikan Sosial, dan (2) Jurusan Pendidikan Matematika. Kedua jurusan tersebut memiliki kurikulum hanya sampai pada tingkat Sarjana Muda, sedangkan mahasiswa pertama (angkatan 1980) berasal dari mahasiswa semester III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo swasta (ketika itu bernama Unhol) yang telah lulus ujian seleksi yang diadakan oleh Panitia Pendiri Universitas Halu Oleo Negeri. Karena kedua jurusan tersebut hanya sampai Sarjana Muda, maka Universitas Halu Oleo mengambil kebijaksanaan bahwa kedua jurusan tersebut diarahkan ke program S1 (program sarjana).

Pada tahun 1986 keluar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 39/DIKTI/KEP/1986 tanggal 21 Agustus 1986 tentang penetapan  jumlah program studi pada setiap jurusan dalam lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Program studi (S1) yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan tersebut adalah:

  1. Jurusan llmu Pendidikan, Program Studi Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.
  2. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni
  3. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  4. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
  5. Jurusan Pendidikan Matematika dan llmu Pengetahuan Alam
  6. Program Studi Pendidikan Matematika
  7. Program Studi Pendidikan Biologi
  8. Jurusan Pendidikan llmu Pengetahuan Sosial Program Studi Pendidikan Moral Pancasila dan Kewargaan Negara.

Pada tahun 1986 keluar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 39/DIKTI/1986 tanggal 13 September 1986 tentang pembentukan Program Studi dalam lingkungan Jurusan Pendidikan IPS, yakni: (a) Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi,  (b) Program Sudi Pendidikan Sejarah, dan (c) Program Studi Pendidikan Ekonomi bidang keahlian Koperasi Akuntansi.

Pada tahun 1989 keluar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 36/DIKTI/1989 tanggal 27 Maret 1989 No. 37/ DlKTI/ KEP/1 989 tanggal 27 Maret 1989 tentang pembentukan program studi baru yaitu: (a) Program Studi Pendidikan Fisika, dan (b) Program Sudi Pendidikan Kimia.

Selain Program S1 (Program Sarjana), Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan diberi tanggunjawab menyelenggarakan program S0 (Program Diploma), antara lain:

  1. Pada tahun 1982/1983 dibuka Program Studi: (a) D1 Pendidikan Matematika, (b) D1 PMP dan KN, (c) D1 Pendidikan IPA, dan (d) D3 Pendidikan Biologi.
  2. Pada tahun 1983/1984 dibuka Program Studi: (a) D2 Pendidikan IPA, dan (b) D2 Pendidikan Bahasa Inggris. Penetapan Program tersebut sesuai Surat Keputusan Direktur Pendidikan Tinggi No. 41/ DIKTI/KEP/1983 tanggal 18 Mei 1983. Pada tahun 1984, program studi D1 dan D2 Pendidikan IPA serta D3 Pendidikan Biologi menerima mahasiswa baru.
  3. Pada tahun 1984/1985 dibuka program studi: (a) D2 Pendidikan Matematika, (b) D2 PMP dan KN, (c) D2 Pendidikan Bahasa Inggris (ditetapkan kembali), (d) D3 Pendidikan Bahasa Inggris, dan (e) D3 Pendidikan Biologi (dibuka kembali).
  4. Pada tahun 1985/1986 dibuka program studi diploma dua dan tiga Kependidikan (D2/D3) sampai dengan tahun akademik 1988/1989 sebagai berikut: (a) D2 Pendidikan Matematika, (b) D2 PMP & KN, (c) D2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (d) D2 Pendidikan Bahasa Inggris, (e) D3 Pendidikan Bahasa Inggris, dan (f) D3 Pendidikan Biologi.
  5. Pada tahun 1990 semua program diploma dua (D2) phasing out, sehingga program studi yang ada (berdasarkan petunjuk ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 1990) adalah sebagai berikut: (a) D3 Pendidikan Matematika, (b) D3 Pendidikan Biologi, (c) D3 PMP & KN, (d) D3 Pendidikan Bahasa Inggris, dan (e) D3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  6. Pada tahun 1991, program studi D3 Pendidikan Biologi di-phasing out
  7. Pada tahun 1991, melalui Petunjuk Pendaftaran Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 1991, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (D2- PGSD) dibuka dengan program prajabatan dan tatap muka.
  8. Pada Tahun 1992, program D3 Pendidikan Matematika, D3 Pendidikan Biologi, D3 PMP & KN, D3 Pendidikan Bahasa Inggris, dan D3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di-phasing out.
  9. Tahun 1992, melalui Petunjuk Pendaftaran Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) tahun 1992, program studi Pendidikan Olahraga Kesehatan dan Rekreasi dibuka.
  10. PGSM dimulai tahun 1997 pada Jurusan Pendidikan MIPA (program studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Kimia), Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan program studi Pendidikan Bahasa Inggris).
  11. Tahun 1998 dibuka pendaftaran bagi guru-guru tamatan D3 untuk Jurusan Pendidikan IPS dengan program studi: (a) PPKn, (b) Pendidikan Sejarah, dan (c) Pendidikan Ekonomi Koperasi.
  12. Program Integrasi (PMPWB) tahun 1995 dengan jumlah 118 mahasiswa. Tahun 1996 jumlah 75 mahasiswa. Tahun 1996 juga dibuka PGSD Transmigrasi.
  13. Tahun 1999 dibuka Program Kualifikasi bagi guru-guru SLTP se-Sulawesi Tenggara atas kerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional, mencakup sepuluh program studi: (a) Pendidikan Matematika, (b) Pendidikan Fisika, (c) Pendidikan Biologi, (d) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (e) Pendidikan Bahasa Inggris, (f) Pendidikan Pendidikan Sejarah, (g) Pendidikan Ekonomi Koperasi, (h) PPKn, (i) Pendidikan Olahraga Kesehatan dan Rekreasi, dan (j) Psikologi Pendidikan dan Bimbingan. Mahasiswa yang terdaftar adalah mahasiswa yang mempunyai ijazah Diploma Satu (D1), Diploma Dua (D2), Diploma Tiga (D3).
  14. Tahun 1999 dibuka Program Beasiswa (ADB) SLTA ke S1 untuk persiapan guru-guru SLTP dari daerah terpencil se-Sulawesi Tenggara atas kerja sama dengan Depdiknas, mencakup empat program studi: (a) Pendidikan Matematika, (b) Pendidikan Fisika, (c) Pendidikan Biologi, dan (d) Pendidikan Bahasa Inggris.
  15. Program Kualifikasi kerja sama dengan Departemen Agama dimulai pada tahun 2001, meliputi tiga program studi berikut: (a) Pendidikan Matematika, (b) Pendidikan Bahasa Inggris, dan (c) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  16. Program Pascasarjana (S2) dimulai tahun 2001 kerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM), terdiri atas: (a) Program Pendidikan Bahasa dan (b) Program Manajemen Pendidikan.
  17. Tahun 2006 dibuka program S1 PGSD sebagai implementasi Undang­Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dengan jumlah mahasiswa 40 orang melalui seleksi lokal. Pembukaan program S1 PGSD ini berdasarkan izin penyelenggaraan dari Dirjen Dikti No. 3336/D/T/2006, tanggal 1 September 2006, dan izin perpanjangan dari Dirjen Dikti No. 3313/D/T/2008, tanggal 17 September 2008.
  18. Pada akhir tahun 2006 dibuka program PJJ S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar berbasis information and computer technology (ICT), berdasarkan Keputusan Mendiknas No. 11 5/D/O/2007, tanggal 19 Juli 2007. Program ini berjalan selama tiga tahun (sampai 2008), menerima 320 mahasiswa dalam tiga angkatan yang berasal dari enam kabupaten/kota (Buton, Kendari, Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, dan Muna).
  19. Pada tahun 2009, dibuka Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi guru dalam jabatan, berdasarkan Keputusan Mendiknas No. 15/P/ 2009, mencakup tujuh program studi: (a) Pendidikan Ekonomi-Koperasi, (b) Pendidikan Sejarah, (c) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (d) Pendidikan Guru Sekolah Dasar, (e) Pendidikan Matematika, (f) Pendidikan Fisika, dan (g) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
  20. Pada tahun 2011, dibuka Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan program konsentrasi Pendidikan Geografi pada program studi Pendidikan Sejarah. 
  21. Pada tahun 2012, dibuka Program Studi Bimbingan Konseling (BK) dan program konsentrasi Pendidikan Kepariwisataan pada Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Keteknikan pada Program Studi Pendidikan Fisika.