KULIAH UMUM FPIK “Peran Pendidikan Tinggi Perikanan dan Kelautan dalam Mengakselerasi Pembangunan Perikanan dan Kelautan di Indonesia

1

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan melalui program studi Perikanan Tangkap melaksanakan kuliah umum yang Insyah Allah akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal  : Minggu/ 20 Mei 2018

Pukul            : 15.30 WITA – selesai

Tempat         : Gedung Susi Pudjiastuti

Tema            : Peran Pendidikan Tinggi Perikanan dan Kelautan dalam Mengakselerasi

Pembangunan Perikanan dan Kelautan di Indonesia

Pembicara     : Prof.Dr.Ir.Mulyono S.Baskoro,M.Sc (Guru Besar Pemanfaatan Sumberdaya

Perikanan, IPB)

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) FPIK

PELATIHAN PEMBUATAN LAMPU BAWAH AIR YANG MURAH DAN HEMAT ENERGI UNTUK KELOMPOK NELAYAN SKALA KECIL

Pelatihan pembuatan lampu bawah air yang murah dan hemat energi dilaksanakan untuk menjawab permasalahan yang dialami oleh nelayan jaring skala kecilyang beroperasi di sekitar perairan Wandoka Utara, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.

Nelayan di perairan Wandoka Utara menggunakan alat tangkap jaring yang dioperasikan pada malam hari dengan bantuan cahaya.  Walaupun pada prinsipnya alat ini adalah jaring insang namun nelayan setempat menyebut alat tangkap yang mereka gunakan sebagai alat tangkap ‘’bagan.’  Hasil tangkapan utama adalah jenis-jenis ikan pelagis kecil berupa layang, kembung, dan cumi-cumi

Alat tangkap jaring yang digunakan oleh nelayan Wandoka Utara ini tergolong sederhana dibandingkan dengan perkembangan alat penangkapan lain yang menggunakan lampu sebagai alat bantu penangkapan seperti bagan atau pukat cincin. Umumnya, lampu yang digunakan adalah lampu yang dipasang di permukaan yang terdiri dari rangkaian 2 lampu yang dihubungkan dengan accu sebagai sumber energi.

Penggunaan lampu accu pada permukaan air memiliki beberapa kelemahan, antara lain        (1) intensitas cahaya yang mencapai kolom air kurang maksimal akibat adanya pantulan atau hamburan dari permukaan; (2) cahaya yang dihasilkan tidak stabil terutama pada saat musim gelombang.  Lampu celup pabrikan sudah banyak tersedia di pasaran, namun nelayan tidak mampu membeli karena harganya sangat mahal dan harus dipesan dari luar Pulau Wakatobi.

Tim dosen dari Program Studi Perikanan Tangkap FPIK UHO (Hasnia Arami, M.Si.,         Dr. Naslina Alimina, Paduartama Tandipuang, M.Si.) mencoba membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh nelayan melalui kegiatan pelatihan pembuatan lampu bawah air yang murah dan hemat energi, dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh.  Pelaksanaan kegiatan tanggal 30 April-2 Mei 2018 bertempat di Kantor Kelurahan Wandoka Utara, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.  Kegiatan tersebut terdiri dari 3 tahap, yaitu: (1) tahap pertama, pengenalan prinsip penggunaan lampu bawah air; (2) tahap ke-dua, praktik pembuatan lampu; dan (3) tahap ke-3 uji coba lampu di “bagan” nelayan.

Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari Lurah Wandoka Utara dan para nelayan.  Menurut nelayan, pelatihan ini sangat membantu sehingga mereka mengharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.  Uji coba lapangan menunjukkan bahwa lampu yang dibuat oleh nelayan dapat dioperasikan dengan hasil tangkapan yang menggembirakan.

PENGAMBILAN HASIL TANGKAPAN UJI COBA LAMPU

EKSPEDISI LANGKOE XVI (LANGKOE DIVING CLUB) FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

Kegiatan EKSPEDISI LANGKOE XVI dilaksanakan Selama 5 hari Mulai Tanggal 27 – 31 Maret 2018  di Pulau Indo Kabupaten Muna Barat. “Kegiatan ini merupakan Kegiatan Tahunan Langkoe Diving Club dengan tujuan membentuk kader yang cerdas komperehensif dan propesional serta mengembangkan skill dalam penyelaman dan riset bawah air anggota Langkoe Diving Club” (Ketua Umum Asjumaran L). Kegiatan yang dilakukan yaitu penyelaman pengambilan data Terumbu karang dan data Struktur Komunitas Ikan di Pulau Indo serta kegiatan pengabdian seperti Sosialisasi dampak  sampah terhadap lautan, bersih-bersih pantai dan Kegiatan bersih-bersih bawa laut. Anggota LDC FPIK UHO berangkat dengan Jumlah 40 orang terdiri dari Anggota Muda, Pengurus dan anggota Kehormatan.

EKSPEDISI LANGKOE XVI

PELATIHAN PHBD BAGI MAHASISWA FPIK 2018

Kegiatan pelatihan Mahasiswa dalam menggali ide/gagasan untuk menghasilkan proposal program Hibah Bina Desa (PHBD) yang dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu/10 Maret 2018

Pukul           : 08.30 -14.00 WITA

Tempat        : Lt. 3 Aula FPIK Gedung Susi Pudjiastuti

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FPIK bapak Prof.Ir.H. La Sara.,M.Si.,Ph.D dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni bapak Dr.Bahtiar.,S.Pi.,M.Si. Di Harapkan mahasiswa-mahasiswi Jurusan/program studi  mampu ,e,buat dan lolos dalam seleksi program ini.

P_20180310_092113 P_20180310_111248

PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI FPIK UHO

Pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat fakultas tahun 2018 yang pelaksanaannya pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2018 bertempat diruang rapat senat lt.2 gedung susi pudjiastuti FPIK. Pemilihan mahasiswa berprestasi pada tingkat fakultas telah tersaring dari beberapa jurusan/program studi yang ada di fakultas perikanandan ilmu kelautan UHO (jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Budidaya Perairan, Jurusan Ilmu Kelautan, Jurusan Agribisnis, Program studi Oseanografi, Program Studi Penangkapan.  Adapun kandidat yang terpilih sebanyak 5 orang ( Chevy Iwani Baampe, Kumala Sari Ode Murhum, Saniati Goa, Firman, Muhammad Irpan).  Hasil Penilaian seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat fakultas ditetapkan an.Saniati Goa utusan program studi Budidaya Perairan untuk mengikuti Pemilihan pada tingkat Universitas. Semoga mahasiswa yang terpilih bisa mewakili pada tingkat Nasional, dan yang belum terpilih masih ada kesempatan tahun berikutnya.surat wd 3 pemilihan mahasiswa berprestasi fpik IMG_2387 IMG_2377 IMG_2385 IMG_2384 IMG_2393 IMG_2389 IMG_2392 IMG_2390

KULIAH UMUM DR.Sara Beavis Fenner School of Environmental and Society Austalian National University,Canbera,Australia

KULIAH UMUM DR.Sara Beavis Fenner School of Environmental and Society Austalian National University,Canbera,Australia dengan topik Acid Sulfate Soil and Productivity in Coastal Southeast Sulawesi “and”ASGM and Hg Contamination:the Application of a sulfur Polymer As a Remediation Material. yang dilaksanakan pada hari:Kamis/25 Januari 2018, Pukul:09.00-selesai, Tempat:Aula FPIK UHO Lantai 3 Gedung Susi Pudjiastuti

IMG_1197 IMG_1196

1 2 3 4 11