Skripsi/Tesis/Disertasi Mahasiswa
Pencarian Skripsi/Tesis/Disertasi Mahasiswa

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA MATERI POKOK FENOMENA ANTROPOSFER DAN ASPEK KEPENDUDUKAN
WA SYARNI BASO
Pembimbing: LA ODE AMALUDDIN, S. Pd., M. Pd dan PENDAIS HAK, S. Ag., M. Pd
Abstrak
WA SYARNI BASO (2017). Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara yang Diajar dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dengan yang Diajar Dengan Model Pembelajaran Langsung Pada Materi Pokok “Fenomena Antroposfer dan Aspek Kependudukan”. Studi Eksperimen di Kelas XI IPS SMA Negeri 8 Kendari. Program Studi Pendidikan Geografi. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Halu Oleo Kendari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Apakah ada perbedaan yang signifikan antara nilai pree-test siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol? (2) Apakah nilai rata-rata post-test kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata post-test kelas kontrol? (3) Apakah nilai rata-rata gain siswa kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata gain kelas kontrol ?  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui perbedaan signifikan antara nilai rata-rata pree-test kelas eksperimen dengan pree-test kelas kontrol. 2) Untuk mengetahui nilai rata-rata post-test kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata post-test kelas kontrol. 3) Untuk mengetahui nilai rata-rata gain kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dari pada nilai rata-rata gain kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 8 Kendari. Penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yaitu kelas yang menjadi objek penelitian memiliki kemampuan rata-rata siswa yang hampir sama. Berdasarkan teknik pengambilan sampel ini, maka peneliti menetukan kelas XI IPS1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS2 sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental design) dengan rancangan nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes awal dan tes akhir dengan instrumen penelitian berupa soal objektif 20 butir soal, Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil analisis deskriptif pree-test kelas eksperimen diperoleh nilai maksimum 53,33, nilai minimum 13,33, rata-rata 31,99 dan standar deviasi 13,72; sedangkan pree-test kelas control diperoleh nilai maksimum 53,33, nilai minimum 13,33, rata-rata 28,21 dan standar deviasi 12,09. Post-test  kelas eksperimen diperoleh nilai maksimum 93,33, nilai minimum 60, rata-rata 73,33, dan standar deviasi 10.05; sedangkan post-test kelas kontrol diperoleh nilai maksimum 86,67 nilai minimum 53,33, rata-rata 67,77, dan standar deviasi 10,66. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa kelas XI IPS1 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dengan rata-rata N-Gain yaitu 0.607 sedangkan hasil belajar siswa kelas XI IPS3 menggunakan model pembelajaran Langsung dengan nilai rata-rata N-Gain yaitu 0,541. Sehingga pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share)  tidak lebih baik dari pada menggunakan pendekatan model pembelajaran Langsung                                                                                               Kata kunci: Model Pembelajaran, Think Pair Share (TPS), Pembelajaran Langsung, dan Hasil Belajar.      
Abstract

WA SYARNI BASO (2017). Differences in Students' Learning Outcomes Between Taught by Using Think Pair Share Cooperative Learning Model (TPS) with Teachers Directly Modeled on "The Anthroposphere Phenomenon and Aspects of Population". Experimental Study in Class XI IPS SMA Negeri 8 Kendari. Geography Education Study Program. Department of Geography Education. Faculty of Teacher Training and Education. University of Halu Oleo Kendari. The formulation of the problem in this research is as follows: (1) Is there a significant difference between the pree-test grade of the experimental class students and the control class? (2) Is the average value of the experimental class post-test better than the average value of post-test control class? (3) Is the average value of student gain in the experimental class significantly better than the average value of the control class gain? This study aims to determine: (1) To know the significant difference between the mean value of experimental class pree-test with pree-test control class. 2) To know the average value of the experiment class post-test is significantly better than the average value of post-test control class. 3) To find out the average value of experiment class gain is better than the average value of control class gain. The population in this study is all students of class XI IPS SMA Negeri 8 Kendari. Determination of the sample based on certain considerations of the class that became the object of research has the ability of the average student almost the same. Based on this sampling technique, the researcher determines class XI IPS1 as experiment class and XI IPS2 as control class. The design used in this research is quasi experimental design with nonequivalent control group design. Technique of data collecting is done by giving initial test and final test with research instrument in the form of objective item 20 item. Data analysis techniques use descriptive statistics and inferential statistics. From the result of descriptive analysis of experiment class pree-test obtained maximum value 53,33, minimum value 13,33, average 31,99 and standard deviation 13,72; while pree-test control class obtained maximum value 53.33, minimum value 13.33, average 28.21 and standard deviation 12.09. Post-test of the experimental class obtained a maximum value of 93.33, a minimum value of 60, an average of 73.33, and a standard deviation of 10.05; while the post-test control class obtained a maximum value of 86.67 minimum value 53.33, an average of 67.77, and the standard deviation of 10.66. The result of this research shows the result of student learning of class XI IPS1 using cooperative learning model of TPS type (Think Pair Share) with N-Gain average that is 0607 whereas student learning result of class XI IPS3 using Direct learning model with N-Gain average 0.541. So that learning using cooperative learning model of TPS type (Think Pair Share) is not better than using direct learning model approach.   Keywords: Learning Model, Think Pair Share (TPS), Direct Learning, and Learning Outcomes.

Tahun Skripsi: 2017   Download pdf

15 Skripsi/Tesis/Disertasi Mahasiswa yang dimasukkan terakhir

  1. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar IPA_Fisika Siswa Kelas VIII SMPN 1 Duruka pada Materi POkok Tekanan oleh SATRI MULAN(Skripsi, 2017)
  2. Meningkatkan Perbendaharaan Kata Anak melalui Metode Tanya Jawab dengan Menggunakan Media Boneka Tangan di Kelompok B TK Tunas Makarti Kendari oleh MELATI SULISTIANI (Skripsi, 2017)
  3. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI BERMAIN SAIN DI KELOMPOK B TK HANDAYANI MATABUNDU TOARI KABUPATEN BOMBANA oleh Nur Amalia(Skripsi, 2017)
  4. STUDI PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG POKEA   (Batissa Violacea C.) SEBAGAI NANOKALSIUM TEETH  SERUM  UNTUK REKALSIFIKASI GIGI BERKARIES  oleh SITI MARSALINA(Skripsi, 2017)
  5. KEANEKARAGAMAN SERANGGA POLINATOR PADA PERKEBUNAN KAKAO (Theobromae cacao L.) DI DESA PUUDONGI KECAMATAN KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN oleh DESI AFDALIANA(Skripsi, 2017)
  6. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI POKOK GEJALA-GEJALA YANG TERJADI DI ATMOSFER KELAS VII SMP NEGERI 1 WADAGA oleh WA ODE HALFINA(Skripsi, 2017)
  7. Komunikasi Persuasif Pustakawan dalam Peminjaman Koleksi pada Layanan Sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Kulisusu Kabupaten Buton Utara oleh EKA SRI WAHYUNI(Skripsi, 2017)
  8. JENIS-JENIS TUMBUHAN HERBA YANG TERDAPAT DI KAWASAN HUTAN LALAPINI DESA LAMETONO KECAMATAN LASOLO KABUPATEN KONAWE UTARA oleh Mega putri(Skripsi, 2017)
  9. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA MATERI POKOK TINDAKAN-TINDAKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI METODE TEAM QUIZ PADA SISWA KELAS XI IPS5 DI SMA NEGERI 3 KENDARI oleh ASKAL ISWANTO(Skripsi, 2017)
  10. Penerapan Model Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi pada Siswa Kelas V SDN 2 Anggalomoare” oleh WERIATIN(Skripsi, 2017)
  11. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Video untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Ekskresi Kelas VIII 2 MTs Negeri 2 Kendari oleh Astaliati(Skripsi, 2017)
  12. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BERINKUIRI PESERTA DIDIK  KELAS VIII5  SMPN 14 KENDARI PADA PEMBELAJARAN MATERI POKOK CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN KIT IPA oleh Khaerun Nisa(Skripsi, 2017)
  13. DAMPAK PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) TERHADAP HUBUNGAN KEKERABATAN (STUDI DI KECAMATAN KABAENA TIMUR KABUPATEN BOMBANA) oleh AMRAN(Skripsi, 2017)
  14. PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN MODERNISASI SISTEM PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA KENDARI oleh RAHMATIA(Skripsi, 2017)
  15. Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sifat- sifat Cahaya di kelas V SD Negeri 5 Tongkuno Selatan oleh DIANA(Skripsi, 2017)

 

Universitas Haluoleo
Gedung Rektorat Lt. 1
Kampus Hijau Bumi Tridharma
Anduonou Kendari, 93132
Telp: 0401-3190105
Fax: 0401-3194108
Email: info@uho.ac.id

 

 
Copyright © 2012 UPT. Pangkalan Data dan Teknologi Informasi
Universitas Haluoleo, Kendari
Indonesia 93231