FGD Indeks Kemerdekaan Pers Kerjasama Jurusan Jurnalistik dengan Dewan Pers RI

0_IMG-20180825-WA0016Dekan Fisip, Dr. La Tarifu, S.Pd.,M.Si bersama ketua panitia Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) RI, Dr. Antonio Pradjasto H. saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) IKP di Sulawesi Tenggara Tahun 2018 (25/08).

Acara  berlangsung di hotel Horison, dihadiri oleh para informan ahli, perwakilan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Rumpun Perempuan Sultra, Aktifis Perempuan Sultra, Humas Kejaksaan Tinggi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPID), wartawan, akademisi dan tokoh masyarakat berlangsung sejak pukul 10.00-17.00 Wita.

IKP merupakan survei tahunan Dewan Pers RI untuk mengukur seberapa jauh kebebasan Pers diseluruh Indonesia.

Survei IKP di Sulawesi Tenggara dilakukan sejak tahun 2017 kerjasama jurusan jurnalistik Fisip UHO dengan Dewan Pers RI.

Wakil Dekan 1 Fisip Resmi Buka Workshop Tata Kelola Jurnal Menuju Terakreditasi

0_IMG-20180824-WA0013

Workshop tata kelola jurnal ilmiah menuju terakreditasi resmi di buka oleh Wakil Dekan bidang akademik FISIP UHO Dr. Muhammad Zein Abdullah, S.IP, M.Si. Kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari ini di hadiri oleh para pengelola jurnal lingkup Fisip sebanyak 7 jurnal.

Bertempat di ruang Rapat Senat Fisip, Wakil dekan bidang akademik dalam sambutannya berharap tata kelola jurnal lingkup fisip lebih ditingkatkan lagi agar dapat terakreditasi, karena berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala
Ilmiah, Dirjen DIKTI tidak akan melakukan penilaian karya ilmiah yang dipublikasikan di suatu jurnal jika artikel dan identitas jurnal yang bersangkutan tidak bisa ditelusuri secara online.

Artinya artikel jurnal  harus tersedia dan dapat diakses dari manapun melalui jaringan internet. Jurnal elektronik atau jurnal online menurut LIPI adalah sarana berbasis web untuk mengelola sebuah jurnal ilmiah maupun non-ilmiah.

Lanjutnya, Wakil dekan bidang akademik menekankan bahwa dalam tata kelola jurnal ilmiah, pemerintah sudah melakukan berbagai program untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi. Salah satu program pemerintah adalah peningkatan jumlah dan mutu terbitan berkala ilmiah yang terakreditasi nasional dan atau mendapatkan pengakuan dunia.

Apalagi Penerbitan berskala ilmiah sudah mulai beralih dari berbasis fisik (cetak) ke berbasis elektronik.

Pengelolaan dan penerbitan terbitan berkala ilmiah berbasis elektronik memungkinkan semua proses pengelolaan, yaitu pengiriman, penyuntingan, penelaahan, dan penerbitan naskah karya ilmiah dilaksanakan secara elektronik dalam suatu sistem aplikasi yang dinamakan terbitan berkala ilmiah (jurnal) elektronik (e-journal).

Jurnal yang terbit secara elektronik harus diiringi oleh peningkatan dari sisi manajemen pengelolaan maupun substansi naskah.

Oleh karena itu pada tahun 2014 Dikti telah mengeluarkan Pedoman Akreditasi terbitan berkala Ilmiah sehingga dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas penerbitan jurnal.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan mutu terbitan berkala ilmiah elektonik serta mendorong percepatannya untuk terakreditasi nasional dan atau bereputasi internasional, maka tahun 2017 dikti memberikan Bantuan Tata Kelola Jurnal Elektronik Bereputasi Internasional bagi penerbit jurnal elektronik.

Jika kita konsisten terhadap manajemen tata kelola tersebut, saya yakin jurnal di FISIP UHO dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Menuju Jurnal Terakreditasi, Laboratorium Jurusan Administrasi Bisnis Gelar Workshop

0_IMG-20180821-WA0026Dalam rangka mewujudkan jurnal ilmiah terakreditasi lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, maka akan diselenggarakan workshop tata kelola jurnal ilmiah pada jumat s/d sabtu (24-25/08).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh laboratorium jurusan administrasi ini akan dihadiri oleh para kepala lab. Jurusan lingkup fisip beserta pengelola jurnal masing-masing jurusan/prodi.

Kegiatan inibakan berlangsung di ruang rapat senat FISIP lantai 2 dengan pembicara Itsar Bolo Rangka, S.Pd., M.Pd.,Kons.