Tim Pengabdian UHO Gelar Pelatihan Pendidikan Etika Bermedia Sosial

0_IMG_1496

Susanana pasca kegiatan pelatihan dan talkshow pendidikan etika bermedia sosial

Tim pengabdian Universitas Halu Oleo (UHO) yang terdiri atas dosen Fisip dan Teknik menyelenggarakan kegiatan pendidikan etika dalam bermedia sosial melalui literasi media anti hoax, hate speech, dan bullying, selama dua hari ini, 13-14 agustus 2019.
Bertempat di Diploma Coffe, Kendari, kegiatan yang digelar dalam bentuk pelatihan ini dihadiri oleh puluhan pemuda RT 1 Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHO, kegiatan ini mendapat pendanaan dari DRPM Ristekdikti tahun 2019 dibawah usulan tim yang terdiri atas nama Wa Ode Lusianai, S.IP., M.Si selaku dosen komunikasi, Dr. La Ode Muhammad. Golok Jaya, S.T., M.T, dosen IT , dan Aryuni Salpiana Jabar, S.Sos., M.Si, dosen sosiologi.

Pengabdian ini hadir sebagai bentuk kepedulian atas kondisi penggunaan media sosial dikalangan masyarakat yang saat ini kerapkali mengabaikan masalah etika. Seringnya terjadi pelaporan atas akun media sosial yang kerap melakukan penyebaran berita hoax, hate speech atau bahkan perilaku bullying, menjadi salah satu bukti terabaikannya persoalan etika dalam bermedia sosial.
Untuk itu, kegiatan ini hadir dalam mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menggunakan media sosial secara cerdas dan beretika.
Melalui pelatihan, masyarakat mendapatkan pendidikan tentang bagaimana memahami dan mengidentifikasi berita hoax, hate speech, dan bullying di media sosial serta apa yang harus dilakukan. Sedangkan pada kegiatan talkshow, peserta disuguhkan dengan materi seputar sanksi hukum yang akan menanti ketika seseorang terlibat dalam penyebaran berita hoax, hate speech maupun perilaku bullying di media sosial.

Melalui kegiatan ini pula, terlahir sebuah komunitas gerakan sehat bermedia yang digagas oleh pemuda di RT 1 Kelurahan Mokoau sebagai wadah untuk saling mengingatkan dan mengedukasi tentang pendidikan etika bermedia sosial kepada generasi muda lainnya

Pengabdian ini hadir sebagai bentuk kepedulian atas kondisi penggunaan media sosial dikalangan masyarakat yang saat ini kerapkali mengabaikan masalah etika. Seringnya terjadi pelaporan atas akun media sosial yang kerap melakukan penyebaran berita hoax, hate speech atau bahkan perilaku bullying, menjadi salah satu bukti terabaikannya persoalan etika dalam bermedia sosial.
Untuk itu, kegiatan ini hadir dalam mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menggunakan media sosial secara cerdas dan beretika.
Melalui pelatihan, masyarakat mendapatkan pendidikan tentang bagaimana memahami dan mengidentifikasi berita hoax, hate speech, dan bullying di media sosial serta apa yang harus dilakukan. Sedangkan pada kegiatan talkshow, peserta disuguhkan dengan materi seputar sanksi hukum yang akan menanti ketika seseorang terlibat dalam penyebaran berita hoax, hate speech maupun perilaku bullying di media sosial.

Melalui kegiatan ini pula, terlahir sebuah komunitas gerakan sehat bermedia yang digagas oleh pemuda di RT 1 Kelurahan Mokoau sebagai wadah untuk saling mengingatkan dan mengedukasi tentang pendidikan etika bermedia sosial kepada generasi muda lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *