SELEKSI PILMAPRES FISIP UHO 2021

Seleksi PILMAPRES

Syarat Peserta :

  • Mahasiswa Aktif Program Sarjana dalam lingkup FISIP UHO maksimal semester VI dibuktikan dengan KHS/KRS terakhir.
  • Berusia tidak lebih dari 22 tahun pada tanggal 1 Januari 2021 yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen pendukung lain.
  • Belum pernah menjadi finalis Pilmapres Tingkat Nasional;
  • Memiliki kemampuan Berbahasa Inggris (Pasif/Aktif)
  • Menuliskan portofolio Capaian Unggulan (CU). Template pengisian portofolio CU dapat dilihat pada link di bawah
  • Menuliskan naskah gagasan kreatif (GK) untuk menyelesaikan masalah pembangunan yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Revolusi Industri 4.0. Format/template penyusunan naskah GK dapat dilihat dalam link dibawah
  • Mengisi Form Pendaftaran Peserta pada laman dibawah dan mengunggah 3 file berikut dalam form pendaftaran :
  1. File Foto Peserta (berwarna) Format JPEG/PNG,
  2. Portofolio CU dalam format pdf.
  3. Naskah gagasan kreatif (GK) dalam format pdf

1. TEMPLATE CAPAIAN UNGGULAN (CU)

Keterangan Capaian Unggulan dapat dibaca di dalam template

click logo


2. TEMPLATE NASKAH GAGASAN KREATIF (GK)

Keterangan naskah GK dapat dibaca di dalam template

click logo


3. FORM PENDAFTARAN

Setelah semua berkas dilengkapi, peserta dapat mengisi form di bawah

click logo

MENINGKATKAN KUALITAS KARYA ILMIAH, DOSEN FISIP UHO GELAR UJI PLAGIARISME DAN TEKNIK PARAFRASE

WhatsApp Image 2021-09-24 at 19.17.26

Sabtu 25 september 2021, dosen FISIP UHO menggelar kegiatan pelatihan dengan tema teknik penulisan paraphrase dan pemahaman sistem kerja turnitin dalam upaya meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah mahasiswa.

Pemateri kegiatan ini adalah salah satu dosen FISIP UHO yaitu Faturachman Alputra, S.IP.,M.A. dan didampingi oleh moderator, La Ode Herman Halika, S.IP., M.I.Kom. Selain memberikan pemahaman konsep dan teori, dilakukan juga praktik uji turnitin dan paraphrase karya tulis peserta.
Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan memperoleh dana hibah pengabdian internal Universitas Halu Oleo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) yang beranggotakan; Wa Ode Lusianai, Fera Tri Susilawaty, Aryuni Salpiana Jabar, Hasriany Amin, dan Desy Liliana Husain.

IMG_0388
Sebagai bentuk kegiatan yang berbasis kemitraan, kegiatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa perwakilan setiap program studi yang ada di FISIP UHO sebagai mitra PKM.

Bertempat di warkop diploma coffee, kegiatan yang berlangsung seahri ini diikuti dengan penuh antusias oleh peserta yang rata-rata sedang dalam masa penyusunan tugas akhir (skripsi)

Kurangnya pemahaman mitra akan sistem kerja turnitin serta metode pengutipan dengan teknik penulisan parafrase untuk menghindari plagiasi dan lolos turnitine menjadi dasar pelaksanaan program PKM ini.

Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat melakukan paraphrase dan menghindari plagiasi sebagai bentuk integritas akademik dan menghasilkan karya tulis mahasiswa (skripsi) yang lebih berkualitas.

Prodi Ilmu Komunikasi Gelar Pelatihan Sistem Data

WhatsApp Image 2020-10-27 at 22.36.47

Kendari – Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo melakukan kegiatan Pelatihan Sistem Data, pada Rabu (28/10/2020) yang dilakukan secara offline. Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa staf jurusan Ilmu Komunikasi ini bertujuan untuk mempermudah akses informasi mahasiswa(i) jurusan/prodi Ilmu Komunikasi khususnya dalam pelayanan akademik.

Menurut ketua panitia, La Ode Herman, S.IP., M.I.Kom, “SIDA (Sistem Data) kami akan lakukan permulaan melalui Jurusan/Prodi Ilmu Komunikasi, selanjutnya akan dilanjutkan oleh jurusan/prodi lain yang ada di Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UHO. Hal ini guna menunjang dan meningkatkan pelayanan yang prima bagi dosen dan mahasiswa khususnya di jurusan kami.”

“Seiring dengan perkembangan zaman, pelayanan pun semakin mudah karena telah ada teknologi canggih jadi kita langsung menguploaf data sesuai permintaan yang ada di aplikasi SIDA ini. Kita cukup menyiapkan dokumen atau kelengkapan berkas ujian/ seminar proposal sampai skripsi bagi mahasiswa. Hal ini bisa dilihat langsung dalam sistem tersebut”, sambung Ketua Panitia.

Ada beberapa manfaat dari sistem data ini bagi dosen, yakni semua data dosen akan tersimpan dan tertata dalam sistem tersebut yang penting dosen tersebu mengisi atau mengupload dokumen yang dibutuhkan.

“Kedepannya, bagi mahasiwa dan dosen sangat cepat dan efektif dalam mencari informasi tersebut. Besar harapan saya,mari kita dukung program ini supaya memudahkan langkah kita dan anak-anak mahasiswa(i) kita terlayani secara baik dan selesai pada tepat waktunya”, ujar Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Joko, S.Sos., M.Si.

BEM FISIP Gelar Diskusi Politik “Menjawab Nasib Pilkada Era New Normal yang Aman dan Berkualitas”

IMG-20201025-WA0022

KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mengadakan Diskusi Politik dengan tema “Menjawab Nasib Pilkada Era New Normal yang Aman dan Berkualitas” yang dilakukan secara online via Zoom pada Sabtu (24/10/2020).

Diskusi Politik online dibuka oleh Dekan FISIP Universitas Halu Oleo, Dr. La Tarifu, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini turut menghadirkan empat pemateri antara lain Dr. Hamiruddin Udu, S.Pd., M.Hum (Ketua Bawaslu Sultra), Dr. La Ode Abdul Natsir (Ketua KPU Sultra), Sumadi Dilla, S.Sos., M.Si (Direktur Jurnal Survei Independen), dan Dr. M. Najib Husain, M.Si (Pengamat Politik Sultra).

Diskusi Politik yang dilaksanakan oleh BEM FISIP Universitas Halu Oleo kali ini bertujuan untuk membahas keresahan ataupun pertanyaan besar tentang Pilkada kali ini. Bagaimana pelaksanaan Pilkada di era New Normal? Bagaimanakah konsekuensi dari penyelenggaraan Pilkada di era New Normal? Apakah adaptasi kebiasaan baru ini dapat diterapkan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19?

Para narasumber mengatakan bahwa pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat beradaptasi dengan kenormalan baru. Sekalipun Pilkada 2020 akan dilaksanakan di tengah kenormalan baru, namun tentu saja pelaksanaan demokrasi harus mengutamakan kualitas.

Mulai dari proses regulasi, integritas penyelenggara, dan pengawasan, harus menjadi perhatian kita bersama. “Situasi ini merupakan tantangan baru bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pilkada.” ujar Ketua KPU Sultra, Dr. La Ode Abdul Natsir.

Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 telah dituangkan dalam Perppu No.2 Tahun 2020 sebagai penundaan Pilkada akibat Covid-19. Tentunya keputusan pemerintah ini juga menuai kontra, dikarenakan banyak masyarakat menilai angka penularan Covid-19 masih tinggi. Belum lagi ada potensi tingginya golput, mengingat dalam kondisi normal saja tak bisa dihindari.

Pengamat politik Sultra, M. Najib Husain mengatakan “Sebagai penyelenggara pilkada, KPU harus menjamin pelaksanaan Pilkada 2020 berintegritas dan aman bagi pemilih, peserta, dan penyelenggaranya.”

“Menghadapi pilkada di era New Normal butuh dukungan semua pihak. Semua masyarakat harus mau melakukan anjuran protokol kesehatan, demi mewujudkan Pilkada yang tetap aman, demokratis, dan dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas”, tutup Dr. Hamiruddin Udu, S.Pd., M.Hum, Ketua Bawaslu Sultra.

Prodi Ilmu Komunikasi Gelar Kuliah Tamu “Teknik Komunikasi Penyiaran Digital”

IMG-20201019-WA0006
KENDARI – Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mengadakan Kegiatan Kuliah Tamu dengan mengangkat “Teknik Komunikasi Penyiaran Digital”, Senin (19/10/2020).
Kegiatan Kuliah Tamu ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, La Tarifu, S.Pd., M.Si.

Kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber yaitu Sartika Sari Wardanhi, S.Sos., M.IKom dan Monika Wutun, S.Sos., M.Ikom.
Dimulai dengan sambutan-sambutan yang diberikan oleh Ketua Panitia, La Ode Herman, S.IP., M.Ikom,, dilanjutkan oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Sumadi Dilla, S.Sos., M.Si, serta Dekan FISIP Universitas Halu Oleo, La Tarifu, S.Pd., M.Si, kegiatan Kuliah Tamu ini berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Dekan FISIP UHO, La Tarifu mengatakan, “besar harapan saya Jurusan Ilmu Komunikasi bisa bekerjasama lagi untuk menghadirkan dosen tamu dari Internasional”.
“Saya mengharapkan mahasiswa(i) Ilmu komunikasi dapat menerapkan pengetahuan keterampilan dalam mewujudkan mata kuliah praktikum di media baik secara lokal, nasional dan regional”, Ketua Panitia Kegiatan Kuliah Tamu, La Ode Herman, menambahkan.
Kegiatan ini berlangsung pukul 10.00- 11.40 WITA. Narasumber pertama, Sartika Sari Wardanhi, S.Sos., M.IKom, memaparkan materi dengan tema “Teknik Penyiaran Radio Digital”.

Dimulai dengan menjelaskan tentang Radio “Theatre of Mind”, perbandingan radio dulu dan Sekarang, karakteristik penyiaran radio, jenis-jenis media penyiaran, serta teknik dan kaidah siaran radio.

Dilanjutkan oleh Monika Wutun, S.Sos., M.Ikom sebagai pembicara kedua, dengan materi “Teknik Penyiaran Televisi Digital”. Dia memulai menjelaskan dengan runut mulai dari sejarah ide penyiaran televisi digital dimulai, bagaimana realitas kecendrungan konsumsi TV di dunia, bagaimana pelaksanaan penyiaran televisi digital di Indonesia, apa itu penyiaran televisi digital, jenis-jenis penyiaran televisi, sistem penyiaran televisi digital, kentungan dan kekurangan penyiaran televisi digital.

Tak lupa dijelaskan pula oleh narasumber apa sajakah kompetensi yang harus disiapkan oleh lulusan Ilmu Komunikasi, yang tentunya sangat berguna untuk bekal mahasiswa(i) Ilmu Komunikasi di masa yang akan datang.

Jurusan Ilmu Komunikasi Mengadakan Coaching Clinic Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Sharing Session Motivation Letter

IMG-20201014-WA0003

KENDARI – Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mengadakan Coaching Clinic Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Sharing Session Motivation Letter secara online via Zoom pada Selasa (13/10/2020).
Coaching Clinic online dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Halu Oleo, Sumadi Dilla, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini turut menghadirkan tiga pembicara antara lain Sitti Utami Rezkiawaty Kamil, S.Sos., M.I.Kom (Kepala Laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Halu Oleo), Faturachman Alputra Sudirman, S.IP., M.A (Dosen FISIP Universitas Halu Oleo) dan Nike Dwi Ulfayanti (Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Awardee Beasiswa BI 2018-2019, serta Perwakilan Sulawesi Tenggara untuk Kapan Pemuda Nusantara 2019).

Kegiatan Coaching Cllinic online ini dipandu oleh moderator Iriani Astuti Arief, S.IP., M.Si (Dosen FISIP Universitas Halu Oleo).
Kegiatan ini berlangsung pukul 9.30-12.30 WITA. Pembicara pertama, Sitti Utami Rezkiawaty Kamil, memaparkan materi dengan tema “Menentukan Ide atau Topik Tulisan”. Dia mulai menjelaskan tentang bagaimana cara menemukan gagasan/ide, bagaimana mencari masalah, hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menentukan ide/gagasan serta bagaimana pembuatan topik dan tema. Dilanjutkan oleh Faturachman Alputra Sudirman, sebagai pembicara kedua, dengan materi “Menyusun Latar Belakang Tulisan”, dimulai dari merumuskan suatu masalah, mengidentifikasi ciri-ciri masalah yang baik, mencari latar belakang masalah, sampai pada teknik penulisan. Ditutup dengan materi terakhir oleh Nike Dwi Ulfayanti yang membahas tentang “Menulis Motivation Letter untuk Mendapatkan Beasiswa”. Nike membahasa secara detail yang dia rakum dalam beberapa poin besar antaranya, Check syarat, Membuat draft, Focus, Tidak dadakan, Proofread, serta Review.

Kemampuan menulis adalah salah satu kemampuan berbahasa atau literasi yang bersifat produktif. Dalam menulis juga dituntut untuk kreatif agar tulisan menjadi menarik dan pembaca tertarik membacanya. Oleh karena itu, para pembicara berharap dengan adanya kegiatan Coaching Clinic kali ini, mampu meningkatkan kreativitas para peserta dalam menulis, khususnya Karya Tulis Ilmiah.

“Sebuah Lingkaran”

Semakin kita dewasa semakin kecil sebuah lingkaran pertemanan kita. Sebuah penelitian psikologis dari Dr. Suzana E. Flores mengatakan bahwa penurunan dalam pertemanan akan terus berlanjut seiring dengan bertambahnya usia[1]. Dengan seiring bertambahnya usia kita akan memprioritaskan tipe orang seperti apa yang kita inginkan hadir dalam lingkaran pertemanan kita. Ternyata memang benar bahwa pada tahapan usia tertentu kita mengalami dinamika psikologis pertemanan yang berbeda. Misalkan, waktu SMP kita memiliki lingkaran pertemanan yang bahkan seperti persahabat bagai kepompong, saat SMA mulai banyak drama-drama dalam sebuah pertemanan. Adapun saat duduk di bangku kuliah sudah merasa bahwa drama-drama dalam pertemanan itu berkurang karena kita sudah malas atau tidak terlalu peduli lagi dengan sesuatu yang menurut kita itu hanya sia-sia.

Menurutku teman atau sahabat adalah unsur penting dalam hidup setelah keluarga. Sebuah lingkaran pertemanan dapat mempengaruhi kehidupan sosial seseorang dan bisa membantu seseorang untuk membentuk dirinya sendiri. Dan seiring bertambahnya usia, prioritas-prioritas lain yang lebih penting daripada teman pun kerap bermunculan yang berakibat pada pergeseran sikap seseorang terhadap lingkaran pertemanannya.

Dengan sebuah lingkaran pertemanan yang sehat kita bisa membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena berada dalam lingkaran pertemanan yang sehat memberikan banyak dampak yang baik. Seperti, kita pasti berkembang lebih baik, entah dari cara berpikir, berkata atau bertindak. Lingkaran pertemanan bahkan dapat mempengaruhi kesehatan kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Notre Dame menemukan bahwa kekuatan struktur dan ikatan pertemanan mampu membaca seperti apa kesehatan secara umum yang dimiliki seseorang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Public Library of Science (PLOS ONE) ini mengumpulkan data yang dilakukan di dalam kelompok perteman seperti misalnya berapa banyak berjalan, tidur, detak jantung, dan level aktivitas. Partisipan juga diminta mengisi survei mengenai perasaan mereka.

Hasilnya, pertemanan yang baik akan memberikan hasil aktivitas positif yang lebih tinggi, perasaan kepuasan dan kebahagiaan yang lebih tinggi dengan tingkat stres lebih rendah. Begitu pula sebailiknya, jika seseorang merasa tertekan atau tidak menjadi dirinya sendiri ketika menjalani pertemanan, maka tingakt stresnya tinggi sedangkan tingkat kepuasan dan kebahagiaannya rendah.

Oleh karena itu, ketua penelitian, Nitesh V. Chawla, Frank M. Freimann menarik kesimpulan bahwa struktur pertemanan atau kehidupan sosial mampu mengukur tingkat kesehatan, kebahagiaan dan stres.

Jadi, sebuah lingkaran pertemanan itu merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk kita bisa ngebentuk diri kita sendiri bahkan untuk kesehatan kita. Dengan adanya lingkaran pertemanan yang sehat kita bisa medapatkan banyak hal positif, dukungan dan tentunya tetap bisa menjadi diri sendiri.

Adapun beberapa hal yang menurutku bisa di katakan lingkaran pertemanan yang sehat, yaitu:

  1. Jadi diri sendiri

Ketika berada di sebuah lingkaran pertemanan kita bebas menjadi diri sendiri dan tidak perlu menjadi orang lain. Dan ketika kita berbuat salah mereka mau menegur kita secara langsung bukan membicarakan kita di belakang.

  1. Selalu suportif

Ini sangat penting dalam sebuah lingkaran pertemanan, karena dengan kita memiliki teman yang suportif kita selalu medapatkan sebuah dukungan. Jadi mereka selalu mendukung apa yang kita akan lakukan asalkan itu positif.

  1. Tidak menghakimi atau menuntut

Mereka harus bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan kita. Jadi mereka lebih bisa memahami kita dan menerima kita apa adanya.

Itulah hal-hal yang menurutku ada di sebuah lingkaran yangs sehat. Jadi, untuk itu dalam sebuah lingkaran pertemanan tentunya kita harus bisa saling mengerti. Paham dengan hal baik itu sifat, sikap dari teman kita semua dan kita bisa menerima kekurangan teman kita. Intinya perteman itu perihal take and give.

1 Juli 2020,

Mariati Alvia Ningsih

Muamalat Scholar Awardee

*Tulisan ini merupakan salah sata dari Pembinaan Penerima Beasiswa Baitul Maal Muamalat agar Penerima Beasiswa mampu aktif menulis di Media dengan berbagai macam topik.

[1] https://journal.sociolla.com/lifestyle/alasan-circle-pertemanan-mengecil diakses pada 1 Juli 2020, pukul 14.39