Hal Penting yang Harus Kamu Ketahui tentang Jurusan Kesehatan Masyarakat!

d55cf-template-image-blog-white-15

3 Fakta Menarik Kuliah Jurusan Kesehatan Masyarakat

1. Punya peran besar menjaga kesehatan masyarakat

Seiring dengan perkembangan zaman, masalah kesehatan di Indonesia semakin kompleks. Mulai dari penyakit menular seperti virus Zika dan HIV/AIDS, atau penyakit tidak menular seperti kanker paru dan penyakit jantung. Selain kedua masalah tersebut, terdapat pula penyakit-penyakit yang muncul akibat faktor risiko yang berasal dari makanan atau minuman, akibat bencana, maupun pencemaran lingkungan seperti pada film dokumenter ‘sexy killers’ yang baru saja viral di youtube. Di film tersebut ditunjukan kalau ternyata banyak masyarakat Indonesia yang memiliki masalah kesehatan akibat dampak pencemaran lingkungan, Quipperian. Ngeri banget ya!

Ahli Kesehatan Masyarakat memiliki peran penting terhadap pemecahan masalah-masalah kesehatan tersebut, Quipperian. Sarjana Kesehatan Masyarakat berperan untuk menjaga masyarakat yang sehat agar tidak menjadi sakit dan berupaya agar masyarakat yang sehat dapat tetap terjaga kesehatannya.

Jika Quipperian kuliah di jurusan ini, nantinya diharapkan memiliki keterampilan di bidang kesehatan sesuai dengan disiplin ilmu kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Indonesia.

2. Perkuliahan yang menarik

Pendidikan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat IKI dilaksanakan berdasarkan kompetensi nasional, Quipperian. Seiring dengan semakin kompleksnya masalah kesehatan di Indonesia, lulusan S1 Kesehatan Masyarakat harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Jadi, nggak cuma jago teori, namun juga bisa menggunakannya pada praktik nyata di lapangan.

Ahli Kesehatan Masyarakat nantinya memiliki peran dalam bidang promotif dan preventif, sehingga nggak hanya mencegah agar masyarakat yang sehat tidak menjadi sakit, namun juga berupaya agar masyarakat yang masih sehat dapat tetap terjaga kesehatannya.

Gambaran mata kuliah yang akan dipelajari di Jurusan Kesehatan Masyarakat antara lain; promosi kesehatan, epidemiologi penyakit menular dan tidak menular, sistem informasi kesehatan, dasar keselamatan dan kesehatan kerja, manajemen pelayanan kesehatan, advokasi kesehatan, dan masih banyak lagi. Menarik untuk dipelajari, bukan?

Dalam pelaksanaan perkuliahan, mahasiswa IKI nggak hanya belajar di kelas, lho. Karena tugas utama seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah upaya preventif dan promotif, maka selama menjadi mahasiswa kamu akan dilatih berinteraksi dengan masyarakat.

3. Prospek kerja yang luas dan beragam

Lulusan Kesehatan Masyarakat memiliki peluang karier yang luas, Quipperian! Jadi jangan hanya terpaku dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) ya! Berbagai sektor swasta seperti industri dan organisasi memiliki prospek kerja menarik, yaitu bidang QHSE (Quality, Health, Safety and Environment) atau menjadi konsultan kesehatan seperti Global Fund TB dan HIV, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS, dan berbagai LSM bidang kesehatan lainnya.

Di bidang sarana kesehatan, kamu bisa menjadi administrator layanan kesehatan masyarakat atau bahkan manajer di rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kepala Puskesmas. Selain itu, kamu juga bisa bekerja di Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional, WHO (World Health Organization), atau menjadi dosen.

Ternyata banyak sekali bukan sektor yang membuka prospek kerja bagi lulusan Kesehatan Masyarakat! Mulai dari pekerjaan yang teoritis sampai yang praktis.

Wah, ternyata banyak hal menarik di Jurusan Ilmu Kesehatan. Oh iya satu lagi yang Quipperian harus tahu, pendapatan di bidang public health cukup menjanjikan, lho! Jadi, jangan ragu untuk memilih Program Studi Kesehatan Masyarakat di Institut Kesehatan Indonesia sebagai masa depanmu!

sumber : https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/campus-info/p-hal-penting-tentang-jurusan-kesehatan-masyarakat/